Kamis, 21 April 2016

Ia Kartini

0


Dalam ilmu antropologi,bumi diibaratkan sebagai perempuan,hingga muncul istilah Ibu pertiwi. Local wisdom di beberapa daerah pun menyatakan bahwa perempuan "diletakkan" digaris depan sebuah perjuangan guna menghindari bentrokan,sementara lelaki bersikap sebagai pendamping dan pengaman yg kokoh.Bahkan tradisi, budaya dan kekayaan ilmu sudah mengakui kekuatan perempuan.

Perempuan yg cerdas bukan selalu berarti perempuan dengan gelar pendidikan tinggi, tapi juga perempuan2 yg menempa dirinya dengan pengalaman dan mengambil pelajaran serta menebar manfaat untuk sekelilingnya.
Kekuatan dan kecerdasan perempuan adalah sebuah perpaduan indah yg merupakan senjata dan suara bagi perempuan menyuarakan buah pikirannya

Contoh konkrit dari perempuan itu ada Cut Nyak Dien, Christina Marta Tiahahu, Dewi Sartika, Nyi Ageng Serang dan tentunya Kartini serta banyak lagi perempuan hebat di jamannya yang luput tercatat sejarah...
Selamat Hari Kartini,semoga selebrasi hari ini bukan hanya sebatas bagaimana kita berkebaya.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 komentar:

Posting Komentar

Follow Me

Facebook  Fanspage Twitter  Google+ Instagram gmail