BAB I
PENDAHULUAN
Studi adminitrasi dan manjemen diawali dengan suatu pandangan luas atas
sifat, ruang lingkup dan fungsi penggunaannya dalam setiap aktifitas kerja sama
organisasional. Dengan kata lain adinistrasi dan manajemen merupakan hal yang universal dalam setiap dinamika
kerja sama manusia organisasional, baik dalam dunia kegiatan yang bersifat
publik maupun privat atau dunia bisnis modern. Manajemen telah menjadi makin penting dengan
meningkatnya spesialisasi pekerjaan serta berkembangnya skala oprasi. Kemajuan
teknologi selalu menciptakan tantangan baru.
Maka dari itu kita perlu memahami
mengenai manajemen agar kita setelah masuk kedalam organisasi dapat memahami
pengertian manajemen, tugas dan peranan manajemen, tingkat-tingkat manajemen,
dan keterampilan manajerial.
1. Apa
pengertian manajemen ?
2. Apa
tugas dan peranan manajemen ?
3. Apa
saja Tingkat-tingkat dalam manajemen ?
4. Apa
saja keterampilan manajerial ?
C.
Tujuan
penulisan
1. Mengetahui
arti manajemen
2. Mengetahui
tugas dan peranan manajemen
3. Mengetahui
Tingkat-tingkat dalam manajemen
4. Mengetahui
keterampilan manajerial
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Manajemen
Istilah
manajemen yang kita kenal berasal dari kata “management”, yang bentuk
infinitifnya adalah “to manage”. Dismpng
itu, terdapat istilah-istilah yang disebut sebagi aasal usul management dari
bahaasa Latin, Perancis, dan Italia sebagai berikut: manus, mano,
manage/menege, meneggie, managgiare. Dalam banyak kepstakaan managgiare lebih
sering disebut sebagai asal kata management, yang artinya: melatih kuda, ataau
scara harfiah berarti mengendalikan= to handle. Adapun kata to manage, dalam
kamus Inggris Indonesia dari John M. Echols dan Hassan Shadily, diartikan
sebagai : mengurus, mengatur, melaksanakan, mengelola. Di indonesia istilah
“management” (Inggris) ini diaterjemaahkan dalam berbagai istilah , seperti:
kepemimpinan, tata pimpinan, ketatalaksanaan, pengaturan, pengelolaan,
pengendalian, pengurusan, pembinaan, penguasaan dan lain sebagainya.
Manajemen
dapat di telaah dari beberapa definisi menurut para ahli berikut:
Management
ia a distinc process consisting of planing,organizing, actuating, and
controlling, performed to determine and accomplish stated objectives by the
use of the human beings and other resource
(George R. Terry, 1977 )
Management
is the function of gettings done trough people ( Harrold Koontz dan Cyril,
O’Donnell, 1981)
Management
is concerned with the direction of the individuals and function to achieve and
previously determined (John M. Pfiffner 1953).
Management
is the process of planing, organizing, leading, and cntrolling the efforts of organizational members and 0f using all
other organizationalresources to acheives state organizational goals (James A.
F. Stoner
Management is the proses
of acquiring and combining human, financial and psycal resources to attain the
organization’s primary goal of producing
a product or service desired by
some segment of society (justin G. Longenecker dan Charles D. Pringle, 1981)
Manajemen melipiti koordinasi
antar manusia dan sumber-sumber bahan mentah untuk mencapai suatu
tujuan.(fremont E. Kast dan James E. Rosenzweig,1982).
Manajemen sebagai
aktivitas menggerakan segenap orang dan mengerahkan semua fasilitas yang
dipunyai oleh sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu
(Mitah Thoha, 1983).
Manajemen dapat
diartikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil
dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain (Sondang P.
Siagian, 1978).
Manajemen sebagai
rangkaian penataan kegiatan yang berupa penggerakan orang orang dan pengarahan
fasilitas kerja agar tujuan kerja sama dapat tercapai (The Liang Gie dan
Sutarto 1980).
Dalam makalah ini,
manajemen diartikan sebagai aktivitas pendayagunaan sumber daya manusia dan
materil dalam suatu kerjasama organisasional melalui proses perencanaan,
pengorganisasian, pengawasan, untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif
dan efisien.
Berdasakan uraian
diatas, dapat di simpulkan, bahwa pengertian manajemen mengandung berbagai
aspek dan karakteristik.
1. Manajemen
sebagai proses, yaiu rangkaian tahapan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan
tertentu dengan mendayagunakan sumber-sumber yang ada seoptimal (efektif dan
efisien) mungkin
2. Manajemen
sebagai suatu fungsi, yaitu rangkaian kegiatan atas dasar fungsi-fungsi
tertentu yang saling berkaitan yang dapat di laksanakan bersamaan,
sendiri-sendiri atau saling mendahulu itanpa menunggu selesainya kegiatan
fungsi lainya untuk mencapai tujuan organisasi.
3. Manajemen
sebagai kolektivitas orang-orang, yaitu pejabat yang bertanggung jawab
terlaksananya aktivitas manajeen dalam pencapaian tujuan sesuai dengan bidang
atau unit yang dipinpinnya. Jadi menunjukan jabatan kepemimpinan dalam
organisasi, seperti manajer, sub manajer, supervisor atau apa sesuatu yang
sering disebut manajemen puncak, manajemen tengah, dan manajemen bawah.
4. Manajemen
sebagai suatu sistem, yaitu sebagai suatu kerangka kerja yang terdiri dari
berbagai bidang atau unit atau komponen yang satu sama lain saling berkaitan,
bergantung dan terorganisasikan dalam suatu kesatuan untuk mencapai tujuan.
5. Manajemen
sebagai ilmu, yaitu ilmu yang bersifat interdisipliner dalam hal mana
konsep-konsep, teori-teori, metode-metode, dan analisanya menggunakan bantuan dari
berbagai ilmu sosial seperti: ekonomi, soiologi, matematika, dan statistik.
Sebagai ilmu, manajemen juga merupakan disiplin akademik.
6. Manajemen
sebagai seni, yaitu merupakan keterampilan dalam mendayagunakan sarana dan
prasarana dan menggerakan mengarahkan orang-orang dalam kegiatan manajerial.
7. Manajemen
sebagai suatu profesi, yaitu merupakamn bidang pekerjaan yang esoterik atas
dasar spesialisasi keahlian tertentu, seperti halnya dalam bidang kedokteran,
atau bidang hukum.
Bagaimanapun juga,dari
pengertian atau definisi yang di kemukakan diatas memperlihatkan indikasi,
bahwa manajemen dalam mencapai tujuanya bukan hanya melalui atau mendaya
gunakan orang-orang , tetapi juga menggunakan sumber-sumber , seperti keuangan,
perlengkapan, informasi serta teknik dan metode tertentu. Dalam hal itu,
manajer mendayagunakan sumberdaya manusia, bahan mentah, mesin, uang, waktu,
dan ruang yang berbeda-beda ke dalam
suatu usaha yang bermanfaat. Sesungguhnya, manajemen adalah dimana sumber-sumber
tersebut di itegrasikan kedalam suatu total sistem untuk mencapai tujuan. Manajer dalam mencapai
tujuan organisasi harus melalui kerja sama antar orang-orang dan sumber
sumber yang bersifat fisik lainnya.
Manajer mengkoordinasi
dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan dan pekerjaan orang-orang dalam
organisasi. (Fremont E. Kast/James E. Rozenweig, 1982) .menurut David B. Hertz
, satu satunya kegiatan manusia yang
selalu ada setiap hari adalah kegiatan manajemen.
B. Tugas
dan Peranan Manajemen
Kenyataanya manajer
bukan hanya perencana, pengorganisasi, penggerak dan pengawas, tetapi setiap
manajer menunjukan banyak peranan menggerakan organaisasi menuju tercapainya
tujuan yang di tetapkan .
Apa yang dikerjakan
menejer dapat dikemukakan sebagai berikut (James A. F. Stoner, 1982)
1. Manajer
bekerja dengan dan melelui orang lain. Orang yang di maksud bukan hanya bawahan
dan supervisor tetapi juga manajer lain dalam organisasi.juga termasuk
individu-individu di luar organisasi, seperti customers, client, suppliers,
union, representatives. Dengan demikian manjer bertindak sebagai seluruh
saluran komunikasi atau komunikator organisasi.
2. Manajer
bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan suksesnya organisasi mencapai
tujuan.
3. Manajer
menyeimbangkan persaingan sasaran dan perangkat prioritas. Sebab sumber daya
manusia dan materil terbatas, maka setiap manajer harus menciptakan
keseimbangan di antara sasaran yang beraneka macam.
4. Manajer
harus berfikir analitik dan konseptual.
5. Manajer
adalah mediator atau perantara dalam hal ini harus bisa menghubungkan
kepentingan antar bagian, antar individu, individu dengan bagian, maupun antar
organisasi dengan masyarakat dan
lingkungan luarnya.
6. Manajer
adalah politisi. Manajer sebaiknya mengembangkan kemampuan politik (political
skills).Play politis (prmainan politik) manajer efektif meleui pengembangan
jaringan kerja (network), dengan mengikat hubungan dengan manajer-manajer lain,
misalnya dengan koalisi dan aliansi patungan.
7. Manajer
adalah diplomat. Mereka dapat bertindak
sebagai wakil resmi dalam pertemuan organisasional juga perjanjian.
C. Tingkat-tingkat
Manajemen
James A. F. Stoner
mengklasifikasikan tingkat-tingkat manejemen (levels of management) atau yamg
disebut juga “tipe-tipe manajemen” (types of management), berdasarkan:
1. By
their level in organization.(menurut tingkat mereka dalam organisasi)
2. By
the range of organizational activities for which they are responsible.(dengan
berbagai kegiatan organisasi yang mereka pertanggungjawabkan).
Berdasarkan luasnya aktivitas-aktivitas
organisasional sesuai dengan pertanggungjawabanya, maka klasifikasi manajer
adalah:
1. Manajer
fungsional (functional manager), ialah yang bertanggung jawab hanya untuk satu
aktivitas organisasional, seperti produksi, peasaran, penjualan, atau keuangan.
2. Manajer
umum(general manager), ia bertanggung jawab untuk semua aktivitas dari semu
unit, baik produksi, pemasaran, penjualan, dan keuangan.
Berdasarkan
tingkatan dalam organisasi, maka tingkat manajemen dapat dbedakan atas :
1. Top
management ( manajemen puncak) atau disebut juga sebagai administratif
manajemen. Orang yang brada dalam kedudukan ini dinamakan top manager ( manajer
puncak) yang di identifikasikan dalam berbagai titel, misalnya: chairman of the
board, president, chief executive officer, senior vice –president. Manajemen
puncak harus betanggung jawab untuk keseluruhan organsasi.
2. Midle
management (manajemen tengah) orang yang ada dalam posisi ini disebut manajemen
tengah , mereka dikenal dengan titel ivisional manager, regional manager, product
manager, sales manager, marketing manager, personal manager, financial
manager.tugas dari menejer tengah adalah menggerakan aktivitas deng
mengimplementasikan kebijaksanaan yang telah di tetapkan manajer puncak.
3. Lower
management (manjemen bawah). Ia bertanggung jawab menggerakan operasi-operasi
pekerja ,mereka dikenal dengan titel, supervisor , seperti production supervisor , technical supervisor dan lain
sebagainya.
Dihubungkan dengan organisasi kepemerinahan, dijumpai juga tiga
tahap administratif, yaitu presiden sebagai administrator puncak, para mentri
sebagai administrator menengah dan para direktur jendral sebagai administrator
tingkat bawah. Sementara itu untuk administrator tingkat provinsi , gubernur
sebagai administrator puncak, sedangkan
untuk pemerintah tingkat kabupaten, atau Kotamadya , administrator puncknya
adalah Bupati atau wali kota. Kemudian disusul oleh tingkat administratif
berikutnya yang lebih rendah , yang di sebut Kepala Biro,atau kepala bagian dan
kepala sub bagian.
Dengan demikian
jelaslah , bahwa yang menjadi administrator puncak (bagi organisasi yang
bersifat publik) atau manajer puncak (bagi organisasi bisnis atau perusahaan)
adalah orang yang menduduki atu memegang posisi puncak dari suatu organisasi
sebagaimana tampak dalam stuktur organisasinya.
D. Keterampilan
Manajerial
Dalam sebuah organisasi
deperlukan adanya pimpinan yang disebut administrator atau menejer, yang
bertanggung jawab mengelola dan menggerakan organisasi dan perangkatnya. Tanpa
adanya pimpinan sebuah organisasi akan macet, sebab pimpinanlah yang melakukan
perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, maupun pengendalian atas
aktivitas-aktivitas pencapaian tujuan organisasi.
Dalam melakukan fungsi
tersebut , seorang pemimpinbaik administrator atau menejer, prlu memiliki
keterampilan manajerial. Tanpa memiliki ketrampilan manajerial, maka pimpinan
akan gagal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Tentang keterampilan
manajerial yang harus dimiliki seorang pimpinan Robert L. Katz , menentukan
tigajenis dasar keterampilan , yaitu: keterampilan tekhnik (technical skill),
keterampilan manusiawi (human skill) dan keterampilan konseptual (conceptual
skill).
1. Keterampilan
teknik
Keterampilan teknik adalah kemampuan
yang berhubungan erat degan penggunaan alat-alat, prosedur-prosedur,
metode-metode, dan teknik teknik dalam suatu aktivitas manajemen. Dengan enar
dan tepat.
2. Keterampilan
hubungan manusia
Adalah kemampuan untuk menciptakan dan
membina hubungan baik, memahami dan mendorong orang lain,baik secara individual
maupun secara kelompoksehingga mereka bekerjalebih produktif dan merasa puas.
3. Keterampilan
konseptual
Adalah kemampuan mental untuk
mengkoordinasi dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi. Atau
kemampuan untuk melihat masalah-masalah individual dan masalah-masalah
organisasional dalam bagian-bagian nya dalam hubungannnya dengan gambaran
keseluruhannya sebagian kesatuan
yang kait mengait, bergantung dan saling
mempengaruhi satu sama lain.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Jadi
manajemen adalah aktivitas pedayagunaan sumber daya manusia dan materil dalam
suatu kerjasama organisasional melalui proses perencanaan, pengorganisasian,
pengawasan, untuk mencapai tunjuan organisasi secara efektif dan efisien.
Manajer
dalam organisasi terdapat 3 tingkatan yaitu manajer puncak, manajer menengah
dan manajer bawah. Dan memiliki tugas dan peranan masing-masing sehingga harus
memiliki keterampilan-keterampilan manajerial.
B.
Saran
Jadi
kita sebagai makhluk sosial sangatlah penting mempelajari manajemen karna
didalam manajemen mencangkup keseluruhan perencanaan, pengorganisasian.
Manajemen ini juga penting bagi
kehidupan kita karena dalam kehidupan sehari-hari kita mempunyai suatu
perencaan agar apa yang kita rencakan bisa tercapai dengan baik.
MAKALAH
PENGANTAR ILMU ADMINISTRASI
MENYANGKUT TENTANG MANAJEMEN

DISUSUN OLEH :
·
TARYANA
·
TENDI RAMDANI
·
TRISNAWAN F S
·
ULFA NABILA C
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
ADMINISTRASI NEGARA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG







0 komentar:
Posting Komentar